September 20, 2019
  • 7:14 am SMK Negeri 1 Ranah Pesisir Gelar Operasi Semut
  • 7:01 am SMK Negeri 1 Sukses Gelar UNBK
  • 4:23 pm SMKN 1 Kembangkan Program Agribisnis Tanaman Pangan
  • 4:16 pm Pastikan Pemilih Pemula Punya KTP, UKL Ranah Pesisir Jemput Bola ke Sekolah SLTA
  • 4:09 pm SMKN 1 Ranah Pesisir Siap Gelar UNBK 2018
panen smk 1 ranah pesisir

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ranah Pesisir mengembangkan program ketahanan pangan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura tahun 2018 di lahan seluas 2,5 hektare.

Kepala SMKN 1 Ranah Pesisir, Syamsul Mardan, Selasa (6/11), di Balaiselasa mengatakan, pengembangan program ketahanan pangan itu berasal dari bantuan pemerintah pengembangan SMK Pertanian pendukung ketahanan pangan dari Kementerian Pendidikan RI.

Program itu melibatkan siswa dan guru jurusan pertanian yang bertujuan agar siswa mampu untuk berwirausaha di bidang pertanian tanaman pangan, mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga pemasaran hasil pangan. Kemudian meningkatkan kompetensi guru bidang petanian tanaman pangan.

Menurutnya, siswa tidak hanya diberikan teori bidang pertanian, tetapi juga praktek lapangan yakni bagaimana mengembangkan tanaman hortikultura. Dengan demikian, siswa tamatan SMKN 1 Ranah Pesisir siap kerja sesuai keahlian masing-masing.

Adapun tanaman hortikultura yang dikembangkan seperti tomat, terong, jagung, selada dan jenis sayuran lainnya yang baru-baru ini telah panen dengan hasil yang memuaskan.

Dikatakan, SMKN 1 Ranah Pesisir memiliki lahan seluas 4 hektare yang dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman hortikultura dan perkebunan. Dengan rincian, 2,5 hektare untuk pengembangan tanaman hortikultura dan 1,5 hektare untuk komoditi perkebunan.

“Alhamdulillah tahun 2018 ini, kita mendapat bantuan pemerintah pengembangan SMK Pertanian pendukung ketahanan pangan dari Kementerian Pendidikan RI. Bantuan itu dimanfaatkan untuk pengembangan program ketahanan pangan agribinis tanaman pangan dan hortikultura,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program tersebut terlihat antusias siswa dan guru sangat tinggi, sehingga hasil panen yang diperoleh sangat memuaskan. “Kedepan kami berharap bantuan serupa hendaknya lebih ditingkatkan lagi oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan,” ucapnya

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT